BERBISNIS BAGI KESEJAHTERAAN PUBLIK
Pendahuluan
Kegiatan
berbisnis mungkin bukanlah suatu hal yang asing untuk dibicarakan pada
beberapa masa terakhir ini. Sehubungan dengan tingkat kesejahteraan
Indonesia yang relatif rendah, hampir seluruh masyarakat Indonesia
mencoba peruntungan dalam hal berbisnis. Berbagai jenis produk baik yang umum maupun yang jarang kini banyak diproduksi untuk dijadikan ladang bisnis yang menjanjikan.
Kegiatan
berbisnis pada dasarnaya tidak hanya mengacu pada individu sebagai
pelakunya. Umumnya kegiatan berbisnis dilakukan oleh suatu lembaga
tertentu yang memproduksi suatu barang dalam skala tertentu dan kemudian
mempromosikannya sebagai kebutuhan masyarakat luas yang akhirnya dapat
memberinya keuntungan.
Tujuan
utama dari kegiatan bisnis pada dasarnya adalah guna memperoleh laba
atau keuntungan, meskipun tingkat kesuksesan daripada kegiatan ini belum
dapat dipastikan namun tidak sedikit masyarakat umum yang mencoba
peruntungannya di bidang ini.
Dari
mulai pebisnis skala kecil hingga skala besar mulai bermunculan, bahkan
banyak pebisnis muda yang bermunculan dengan berbagai produk yang
ditawarkannya, hal ini membuktikan betapa kegiatan berbisnis begitu
diminati bahkan pada berbagai range usia. Selain itu, saat ini banyak
pebisnis yang memanfaatkan media teknologi dan komunikasi sebagai wadah
bisnis yang lebih efisien dan tidak membutuhkan modal yang banyak,
karena media ini akan menghubungkan para pebisnis dengan customernya
dalam jaringan yang lebih luas dengan mudah. Sehingga kegiatan bisnis menjadi efisien.
Saat
ini banyak sekali situs situs di internet yang menunjang para pebisnis
dalam menentukan kearah mana bisnisnya akan dijalankan dari mulai tips
dan trik untuk menaikkan omset hingga berbagai informasi lainnya
mengenai dunia bisnis semuanya dapat diakses dengan mudah, sehingga
tidak butuh waktu lama bagi pebisnis baru untuk segera memulai kegiatan
bisnisnya.
Latar Belakang Masalah
Mengingat kegiatan berbisnis begitu erat kaitannya dengan masyarakat. Dan
sebelumnya diketahiui bahwa tidak selalu kegiatan berbisnis
menghasilkan keuntungan sesuai dengan yang diharapkan maka, perlu
kiranya bagi para pebisnis baru untuk memahami terlebih dahulu mengenai
definisi berbisnis dan mengapa kita harus berbisnis agar dengan mudah
nantinya mereka menentukan kearah mana sebaiknya kegiatan bisnis
dijalankan.
Bisnis
dengan modal yang besar tidak menjamin akan memperoleh keuntungan yang
besar pula tanpa adanya pengetahuan yang cukup mengenai untuk apa kita
berbisnis. Karena dalam suatu lembaga yang menjalankan bisnis yang harus
difikirkan bukanlah sematamata hanya keuntungan financial bagi
perusahaannya saja namun perlu baginya untuk memperhatikan tingkat
kesejahteraan masyarakat sebagai suatu organisasi yang menjalankannya.
Tujuan
Mengingat
bahwa banyaknya masyarakat Indonesia yang bergelut di dunia bisnis,
sementara kesuksesan maupun kerugiannya tidak dapat diperkirakan secara
pasti, maka dibutuhkan pengetahuan yang luas seputar dunia bisnis bagi
para pebisnis sebelumnya. Seputar “mengapa seseorang harus melakukan
kegiatan bisnis”, meliputi keuntungan, kerugian. Hubungan antara bisnis
dengan masyarakat, teknologi dan lain lain serta pengetahuan mengenai
bentuk bentuk dasar kepemilikan bisnis, jenis jenis kegiatan bisnis,
elemen elemen dalam berbisnis serta pengetahuan pengetahuan lainnya yang
juga tidak kalah pentingnya. Sehingga atas dasar hal tersebut diatas,
diharapkan dengan dibentuknya makalah ini, dapat menambah informasi bagi
masyarakat seputar kegiatan bisnis, dalam rangka memenuhi tujuan
daripada kegiatan bisnis itu sendiri yaitu memperoleh keuntungan yang
maksimal. Serta dengan dibentuknya makalah ini diharapkan pula dapat
menumbuhkan kesadaran bahwa pada berbisnis merupakan kegiatan yang
menguntungkan, sehingga semakin banyak masyarakat Indonesia yang membuka
peluang bisnis sehingga mengurangi tingkat pengangguran di Indonesia.
Dalam rangka membuka peluang bagi masyarakat produktif untuk bekerja
secara lebih madiri, serta dalam jangka panjang, mampu mengurangi angka
kemiskinan di indonesia.
MENGAPA KITA HARUS BERBISNIS
Definisi berbisnis
Dalam
keseharian tentunya kita akan sering mendengar kata “bisnis” maupun
“berbisnis. .Bahkan banyak dari kita yang menjalankan kehidupannya
dengan bergelut di dunia bisnis. “bisnis” berasal dari kata busy atau
sibuk yang artinya, kesibukan dalam rangka memperoleh keuntungan.
Kegiatan bisnis merupakan suatu kegiatan memproduksi suatu
barang maupun jasa dengan misi untuk memperoleh keuntungan. Dilihat
dari skala produksinya kegiatan berbisnis dapat digolongkan menjadi
bisnis skala kecil maupun skala besar yang juga tergantung daripada
modal yang dikeluarkan oleh pala pelaku bisnis.
Kegiatan
berbisnis dapat dilakukan dalam suatu organisasi atau perusahaan
tertentu maupun bisnis yang dijalankan secara perorangan. Dipandang dari
caranya pun kegiatan bisnis dapat dilakukan dengan berbagai cara
promosi, ataupun melalui media tertentu. Baik brosur sampai promosi dari situs situs pada jaringan internet yang akan dengan mudah diakses.
Dilihat
dari pelakunya. Kegiatan berbisnis dapat dilakukan oleh siapapun dalam
waktu apapun dan dalam berbagai usia. Sehingga tidak sedikit pebisnis
baru bermunculan dari kalangan anak muda. Intinya kegiatan berbisnis
adalah sebuah kegiatan yang tidak berbatas. Dapat dilakukan oleh
siapapun, melalui cara apapun dan menawarkan jenis produk apapun.
Karena
ketidskberbatasannya maka banyak masyarakat umum yang menjadikan bisnis
sebagai suatu mata pencaharian. Namun meskipun begitu, dalam berbisnis
butuh keahlian khusus tidak hanya mengandalkan modal yang ada ataupun
bahan bahan yang tersedia, namun dalam berbisnis juga diperlukan sumber
daya manusia yang baik, kemampuan menejmen yang baik serta kemampuan
yang tinggi dalam hal promosi agar dapat memperoleh keuntungan maksimal
Kegiatan
berbisnis sebetulnya tidak hanya terpaku pada proses produksi dan
konsumsi saja. Bagaimana suatu barang akan dapat dikenal lalu diminati
tanpa adanya suatu promosi dengan konsep pemasaran yang baik. Bahkan
untuk membuat barang yang diproduksi menjadi kebutuhan masyarakat yang
akan selalu dicari dari waktu ke waktu bukanlah suatu yang mudah.
Tidak
hanya sampai disitu, proses pendistribusianpun harus dapat dijalankan
dengan baik dan benar, agar barang produksi tidak rusak dalam proses
pendistribusian maka diperlukan kemampuan yang tinggi bagi para pebisnis
untuk mensiasatinya. Agar perputaran barang baik, memperoleh keuntungan
maksimal dan memuaskan konsumen.
dari
fakta dan keterangan diatas dapat disimpulkan bahwa bisnis merupakan
suatu kegiatan dengan misi memperoleh keuntungan dengan subjek
perorangan (individu) maupun lembaga (perusahaan) yang terkait dengan
proses produksi, promosi, distribusi dan konsumsi oleh konsumen.
Sehingga
dengan ini diharapkan masyarakat mengenal akan apa itu kegiatan bisnis
serta cara melakukannya, dengan mengetahui terlebih dahulu akan
kepentingan daripada kegiatan berbisnis dan “mengapa masyarakat belajar
berbisnis. Karena pada dasarnya terlalu banyak hal yang sebelumnya harus
diketahui sebelum menjalankan kegiatan bisnis agar nantinya, bisnis
yang dijalankan dapat menguntungkan serta memperoleh keuntungan yang maksimal dengan tata cara berbisnis yang benar
dan dianjurkan. Terlebih berbisnis merupakan kegiatan yang akhir akhir
ini begitu popular dilakukan. Sehingga diperlukan skill khusus dalam
menjalankannya, untuk menghadapi persaingan.
Bisnis dan Masyarakat
Kegiatan
bisnis sebagai suatu entitas ekonomi tidak hanya bergelut dalam suatu
lingkup usaha saja. Kegiatan bisnis yang umumnya dilakukan dalam suatu
perusahaan tidak begitu saja dapat terpisahkan dari masyarakat.
Dipandang dari perannya masyarakat adalah inti daripada kegiatan bisnis
dalam suatu perusahaan. Masyarakat merupakan suatu sumberdaya terbesar
dalam proses produksi dalam kegiatan bisnis perusahaan. Tanpa masyarakat
maka kegiatan bisnis akan tidak dapat berjalan dan tidak akan dapat
menghasilkan fungsi apapun.
Masyarakat
dalam bisnis perusahaan dapat diartikan sebagai masyarakat produsen
yaitu para pekerja yang tergabung dalam lembaga bisnis atau pegawai
perusahaan dan masyarakat konsumen, yaitu masyarakat yang mengkonsumsi
barang produksi perusahaan tersebut.
Keduanya
memiliki arti penting dalam perusahaan. Tanpa adanya pegawai maka
kegiatan produksi maupun pendistribusian tidak akan berjalan dengan
baik. Sementara tanpa adanya pelanggan maka darimana suatu perusahaan
akan dapat menghasilkan keuntungan untuk terus melakukan produksi
Dari
hal ini kemudian dapat diambil suatu pernyataan bahwa kegiatan
berbisnis tidak hanya dilakukan semata mata untuk memperoleh keuntungan
financial perusahaan saja. Namun juga untuk mensejahterakan masyarakat.
Dalam
suatu perusahaan penting baginya untuk memperhatikan tingkat
kesejahteraan karyawannya. Serta dituntut untuk memiliki kepekaan dan
kepedulian terhadap tingkat kesejahteraan karyawannya dalam bentuk
kontribusi yang dikenal dengan istilah Corporate Social Responsibility
(CSR). Yang berfungsi untuk berkontribusi dan melayani kepentingan
kesejahteraan masyarakat secara internal dalam organisasinya maupun
kesejahteraan masyarakat public secara eksternal, yang dimaksud disini
adalah konsumen. Karena dengan barang yang ditawarkan akan senantiasa
memenuhi kebutuhannya, sementara ketika konsumen terpuaskan maka
disitulah produsen memperoleh keuntungan.
Terlebih
mengingat kondisi kesejahteraan masyarakat Indonesia yang tidak terlalu
baik, maka perusahaan perusahaan bisnis dituntut untuk lebih
memperhatikan dan peduli dengan tingkat kesejahteraan karyawannya.
Dalam
hal ini disimpulkan bahwa kegiatan berbisnis juga bertujuan untuk
meningkatkan kesejahteraan masyarakat, baik masyarakat internal maupun
eksternal.
Karena
seberapa besar perusahaan dalam membangun bisnisnya, jika tidak
memperhatikan kesejahteraan karyawannya maka bukanlah menjadi perusahaan
yang sehat. Sehingga dalam hal ini menunjukkan bahwa pelajaran tertentu
sebelum memulai kegiatan bisnis juga sangat diperlukan sebelumnya.
Karena bisnis tidaklah semata mata untuk memperoleh keuntungan saja. Ada
tata cara tertentu dalam berbisnis yang wajib kiranya diketahui oleh
para pebisnis sebelumnya, sebelum menjalankan kegiatan bisnis.
Karena
saat ini ternyata tolak ukur suatu perusahaan dalam mencapai
prestasinya bukanlah semata mata dilihat dari omset perusahaan yang baik
saja. Namun seberapa mampu perusahaan menghidupi karyawannya dengan
memperhatikan kesejahteraannya serta bagaimana suatu perusahaan mampu
memenuhi kebutuhan masyarakat umum dengan kestabilan kualitas produknya
serta seberapa diminati barang produksinya untuk dapat diminati secara
terus menerus dari masa kemasa.
Hal
demikian diatas membuktikan bahwa kegiatan bisnis berperan dalam
mensejahterakan kehibupan masyarakat. Sehingga untuk mewujudkan hal yang
demikian diatas. Diperlukan pelajaran khusus yang sudah seharusnya
diketahui oleh para pebisnis sebelumnya.
Bisnis dan kehidupan Sosial
Seperti yang kita ketahui sebelumnya. Bahwa dalam berbisnis terdapat berbagai macam jenis kepemilikan. Diantaranya
adalah bentuk persekutuan, yaitu bentuk bisnis antara dua orange atau
lebih yang bertanggung jawab dalam suatu perusahaan dengan tujuan untuk
mendapatkan profit. bentuk persekutuan terbagi menjadi 2 yaitu komanditer dan firma. Selanjutnya
adalah bentuk perseroan dimana anggotanya terdiri dari beberapa orang
dan diawasi oleh seorang dewan direktur dimana masing masing pemilik
memiliki hak yang terbatas atas harta perusahaan. Selain itu adalah
bentuk bisnis koperasi yaitu bentuk bisnis yang beranggotakan orang
orang atau badan hukum koperasi yang berprinsip dan berasaskan
kekeluargaan dan bertujuan untuk mensejahterakan rakyat.
Dari
berbagai bentuk dasar bisnis diatas dapat disimpulkan bahwa dalam
berbisnis erat kaitannya dengan organisasi dan kehidupan social
masyarakat.
Sehingga
kini fungsi dari kegiatan berbisnis itu sendiri lebih meluas kearah
yang lain. Sehingga tidak terus menerus bisnis dikaitkan dengan
keuntungan, namun sebagian orang juga menganggap bahwa dengan berbisnis
juga akan dapat memperluas jaringan sosial, diluar dari tujuan utamanya
yaitu untuk memperoleh laba.
Terlebih
dengan banyaknya akses yang kini tersedia dan dapat digunakan sebagai
alternative mediator dalam berbisnis, diantaranya ialah jaringan tanpa
batas yaitu internet. dengan adanya internet maka proses transaksi dalam
kegiatan berbisnis akan menjadi lebih mudah dan mencakub jaringan yang
luas. Dengan jaringan yang luas inilah sebenarnya kehidupan social
terjalin. Kita dapat dengan mudah berhubungan dengan orang baik antar
provinsi maupun antar Negara dengan mudah.
Hubungan
komunikasi antara produsen dan konsumen dalam lingkup yang luas inilah
yang menciptakan hubungan sosial yang lebih kompleks antar sesama
manusia dengan media internet dalam kegiatan berbisnis.
Selain
itu. Hubungan social yang juga tercipta melalui kegiatan bisnis adalah
hubungan social antar anggota organisasi pebisnisan. Contohnya ialah
pada bentuk bisnis koperasi. Dalam bentuk bisnis seperti ini, perusahaan
koperasi yang memiliki banyak anggotalah yang nantinya akan memperoleh
laba yang lebih besar. Sehingga sebisa mungkin, ia akan mengumpulkan
banyak anggota untuk tujuan utamanya tersebut. Dengan begitu maka juga
akan terjalin suatu hubungan social antar sesame anggota koperasi.
Sehingga
dalam berbisnis yang dipelajari bukan hanya seputar bagaimana cara
memperoleh keuntungan dengan trik trik khusus saja. Namun kemampuan
berkomunikasi juga dibutuhkan. Dalam konsep pemasaran dalam berbisnis,
pebisnis yang handal adalah pebisnis yang mampu mengembangkan kegiatan
bisnisnya dengan baik. Tanpa adanya suatu suatu kemampuan berkomunikasi
yang baik maka kegiatan usahanya pun tidak akan berkembang dengan baik.
Karena inti daripada kegitan berbisnis adalah bagaimana cara produsen
mempengaruhi konsumennya untuk mengkonsumsi barang atau jasa yang
ditawarkannya, serta membuatnya percaya terhadap produk yang
ditawarkannya akan dapat memenuhi kebutuhan konsumennya. Tanpa kemampuan
komunikasi yang baik maka hal itu tidak akan terwujud.
dari
berbagai pernyataan diatas dapat disimpulkan bahwa meskipun pada
dasarnya kegiatan bisnis adalah untuk menghasilkan profit, namun akan
ada berbagai pengaruh yang muncul kemudian, sebagai dampak dari kegiatan
ini salah satunya adalah terjalinnya suatu hubungan sosial yang baik
antara sesama pelaku ekonomi dalam dunia bisnis, yang dimaksud disini
adalah hubungan antara produsen dan konsumen.
Sehingga kita pun perlu berbisnis sebagai media untuk memperluas jaringan.
Bisnis dan Perkembangan Teknologi
Pada
dasarnya, kegiatan berbisnis telah dikerjakan manusia sejak tahun tahun
sebelumnya . bahkan disaat banyak orang yang belum mengenal adanya
suatu kegiatan perekonomian yang bersifat modern. Yang membedakan adalah
tingkat kebutuhannya. Manusia jaman dahulu hanya berorientasi pada
kebutuhannya saja. Sadangkan saat ini kebutuhan manusia sudah sangat
kompleks seiring dengan perkembangan zaman.
Pada
zaman ketika manusia belum mengenal uang sebagai alat tukar pun manusia
terlah melakukan kegiatan bisnis di dalam hidupnya. Kegiatan barter
(tukar menukar barang) lah yang umumnya di lakukan pada masa itu.
Seiring
dengan perkembangan zaman, semakin berkembang pula kebutuhan hidup
manusia untuk dipenuhi, maka semakin banyak pula berbagai upaya yang
tercipta dengan maksud untuk mempermudah manusia dalam memenuhi
kebutuhannya. Salah satunya ialah semakin berkembangnya teknologi yang
saat ini banyak dimanfaatkan sebagai lahan berbisnis.
Dimulai
dari kegiatan pemasaran yang dilakukan via internet. tidak hanya
mempermudah dalam memperbanyak jaringan. Juga mempermudah konsumen dalam
melakukan transaksi, tanpa harus keluar rumah pun seseorang dapat
membeli suatu barang sesuai dengan keinginannya. Hingga saat ini
tercipta berbagai jenis software software yang digunakan suatu
perusahaan dalam menunjang kegiatan bisnisnya. Meskipun harganya masih
relative mahal dan di Indonesia masih jarang menggunakan software
tersebut namun hal ini sangat membuktikan betapa kemajuan teknologi
sangat membantu kegiatan manusia, terutama dalam hal berbisnis.
Sehingga
secara tidak langsung, dengan berkembangnya kegiatan bisnis, maka
semakin berkembang pula ide dan kreativitas manusia yang berlomba lomba
berinovasi dalam menciptakan berbagai teknologi dengan tujuan untuk
mengembangkan kegiatan usahanya.
Rupanya
kegiatan berbisnis tidak hanya berhenti sampai disitu. Eksistensi dunia
teknologi informasi di kalangan pebisnis saat ini rupanya juga memacu
pribadi pribadi lainnya untuk berlomba lomba menciptakan kemudahan dalam
melakukan kegiatan bisnis.
Sehingga
dapat dikatakan semakin berkembangnya kagiatan bisnis maka semakin
berkembang pula teknologi, karena secara tidak langsung dapat dikatakan
kegiatan berbisnis berkembang sejajar dengan teknologi informasi.
Diawali dengan berbisnis maka akan memperluas pengetahuan manusia di
bidang teknologi informasi dan komunikasi sehingga memicu manusia
manusia lainnya untuk berlomba lomba menciptakan inovasi baru dalam hal
teknologi informasi.
Sehingga
dapat disimpulkan bahwa diawali dengan kegiatan berbisnis maka akan
lebih mengembangkan pengetahuan manusia di bidang teknologi informasi
untuk saling menunjukkan potensi dan eksistensinya dalam dunia bisnis.
Sehingga dapat dikatakan bisnis dapat meningkatkan kualitas manusia
dalam hal ilmu pengetahuan. Karena bergelut dalam kegiatan bisnis tidak
akan pernah terhenti, kegiatan berbisnis akan selalu berkembang sejalan
dengan semakin berkembangnya ilmu pengetahuan.
Oleh
karena keterkaitan antara kegiatan bisnis dengan teknologi informasi
sangat erat, secara tidak langsung belajar mengenal teknologi informasi
merupakan salah satu bagian penting daripada belajar berbisnis. Karena
sebagian besar kegiatan berbisnis yang berjalan sampai saat ini, banyak
menggunakan teknologi informasi dalam prosesnya.
KEUNTUNGAN DAN KERUGIAN BERBISNIS
Keuntungan Berbisnis
Kegiatan
berbisnis, merupakan kegiatan yang sangat popular akhir akhir ini.
Siapapun kini mulai mencoba peruntungan di bidang ini. Tentunya banyak
bermunculan berbagai alasan yang membuat banyak orang yang memilih
kegiatan bisnis sebagai pekerjaannya. Bahkan tidak jarang seseorang yang
meninggalkan pekerjaannya sebagai karyawan swasta, hanya untuk memulai
usahanya di bidang ini. Padahal jika di fikir fikir. Dengan menjadi
officer dalam suatu perusahaan swasta, secara tidak langsung seseorang
telah menjadi bagian dari pelaku bisnis dari kegiatan bisnis atas
perusahaan tempatnya bernaung. Selain itu ia juga akan mendapatkan
pendapatan pasti setiap bulannya. Lalu tentunya ada beberapa alasan yang
mendasari seseorang untuk beralih profesi dan memutuskan untuk membuka
peruntungan dalam bidang pebisnisan.
Hal
inilah yang menyebabkan mengapa seseorang diharuskan untuk mempelajari
tentang dunia bisnis sebelum terjun dan bergelut di dalamnya, yaitu
dengan cara menganalisis alas an yang mungkin dikemukakan ketika
seseorang lebih memilih berbisnis sebagai matapencahariaannya.
Untuk
sebagian orang ada yang menganggap bahwa bekerja dalam suatu perusahaan
swasta membuatnya merasa terkekang, karena terbatasi oleh peraturan
peraturan kantor. Seseorang yang demikian membutuhkan pekerjaan yang
nyaman, bebas dan tidak ada suatu keterikatan. Mereka menganggap bahwa
dengan berbisnis dan membuka usaha sendiri akan membuatnya merasa lebih
nyaman dan tidak terikat. Namun tentunya, hal yang terjadi tidak se
simple itu. Membuka usaha bisnis bagi pemula tentunya dibutuhkan skill
khusus dan berbagai pengetahuan di bidang bisnis. Memulai bisnis tanpa
pelajaran yang cukup tidak akan menghasilkan profit sesuai dengan yang
diinginkan.
Selain
itu ada pula yang menganggap bahwa berbisnis lebih menguntungkan
kerena, berbisnis adalah tidak terbatas. Kalau seseorang yang bekerja
pada perusahaan swasta dibvatasi oleh pensiun ataupun terjadi
pengurangan karyawan ketika suatu perusahaan berada dalam posisi yang
kurang menguntungkan. Maka tidak bagi pebisnis. Mereka dapat melakukan
kegiatan bisnis sampai kapanpun bahkan mampu mengembangkan usahanya
serta menambah jumlah karyawannya yang secara tidak langsung sudah
mengurangi tingkat pengangguran di Indonesia.
Berbagai
hal yang demikianlah yang mendasari keinginan para pebisnis untuk lebih
memilih kegiatan bisnis dibandingkan dengan bekerja pada suatu
perusahaan.
Keuntungan Berbisnis dalam Skala Internasional
Kegiatan
berbisnis tidak hanya menguntungkan bagi para pebisnsi dalam skala
nasional saja, namun juga menguntungkan suatu Negara tang melakukan
kegiatan bisnis dalan skala besar atau internasaional, yang melibatkan
dua atau beberapa Negara.
Bisnis
internasional merupakan suatu kegiatan bisnis atau transaksi bisnis
baik pemerintah maupun swasta yang dilakukan oleh suatu Negara, yang
melibatkan dua negara atau lebih. Seperti kegiatan ekspor impor yang
dilakukan suatu Negara dengan Negara lainnya.
Kegiatan
bisnsi seperti ini juga menguntungkan bagi Negara Negara yang
melakukannya. Beberapa keuntungaknnya ialah. dengan kegiatanbisnis ini,
kebutuhan akan barang dan jasa yang langka di masing masing Negara dapat
terpenuhi, karena adanya kegiatan ekspor impor sebagai kegiatan bisnis
internasional. Selain itu bisnis internasional juga dapat menambah
devisa Negara, dengan jangkauan produksi yang lebih luas. Serta kegiatan
bisnis seperti ini juga dapat memajukan teknologi suatu Negara.
Selain
keuntungan yang bersifat financial diatas. Kegiatan bisnis dalan skala
internasional ini juga mampu menciptakan hubungan yang baik antar Negara
yang terlibat kegiatan bisnis ini. Sehingga semakin banyak suatu Negara
menyelenggarakan kegiatan bisnis pada banyak Negara maka akan semakin
tercipta pula hubungan yang baik dengan banyak Negara.
Hubungan
yang baik antar Negara sangat diperlukan sebagai bukti eksistensi suatu
Negara. Suatu Negara akan diakui kedaulatannya ketika suatu Negara
mampu menunjukkan eksistensinya. Salah satu caranya ialah dengan
menyelenggarakan hubungan bilateral maupun multilateral dalam hal
perekonomian dengan melalui kegiatan internasional ini.
Namun
tidak selalu kegiatan bisnis internasional mampu memberikan keuntungan.
Terdapat pula berbagai kerugian yang terkadang menimbulkan pertimbangan
bagi suatu Negara saat hendak melakukan suatu hubungan bisnis dengan
Negara lain.
Kerugian Berbisnis dalam Skala Internasional
Sebelum
suatu Negara memutuskan untuk melakukan hubungan bisnis dengan Negara
lain. Tentunya banyak hal yang harus dipertimbangkan. Salah satunya
ialah memikirkan tentang kerugian yang mungkin terjadi pada
pelaksanaannya. Itu pula yang menjadi suatu alas an mengapa pelajaran
dalam berbisnis harus diketahui sebelumnya. Karena inti daripada
kegiatan ini adalah bagaimana pebisnis mampu menentukan suatu sikap yang
nantinya dapat menguntungkan dalam suatu strategi bisnis.
Beberapa
kerugian dalam berbisnis yang menjadi kendala dalam melakukan kegiatan
bisnis skala internasional antara lain ialah karena besarnya pajak suatu
Negara sehingga tidak memungkinkan bagi Negara lain untuk melakukan
hubungan bisnis dengan Negara tersebut. Selain itu ialah keadaan suatu
Negara, apakah memungkinkan atau tidak dari segi keamanannya. Karena
kita tidak mungkin dapat melakukan kegiatan bisnis dengan Negara yang
sedang berperang.
Selanjutnya
yang harus difikirkan adalah factor kebutuhan, terkadang kebutuhan
suatu Negara tidak sesuai dengan sumber daya yang dimiliki oleh Negara
lainnya. Contohnya misalnya Negara yang beriklim dingin tidak akan
mengekspor barangnya ke Indonesia mengingat Indonesia merupaka Negara
tropis.
Bagi
Negara berkembang seperti Indonesia, yang harus difikirkan juga adalah
factor ekonomi. Dan memikirkan apakah produk yang diiekspor nantinya
dapat meningkatkan devisa suatu Negara atau tidak.
Sebagai
Negara berkembang seperti Indonesia, kurangnya teknologi mungkin
menjadi suatu hambatan dalam kegiatan bisnis. Indonesia merupakan Negara
yang terkenal dengan kekayaan sumber daya alamnya, namun karena
keterbatasan sumber daya manusia serta teknologi yang kurang memadai
Indonesia tidak dapat mengolah sumber daya yang ada dengan baik,
sehingga yang terjadi adalah selama ini Indonesia hanya mampu mengekspor
barang barang mentah ke Negara lain.
Padahal,
jika Indonesia mampu memproduksi barang jadi dan kemudian menjualnya
keluar negri, profitnya akan lebih memadai. Itulah mengapa, sumber daya
merupakan elemen penting dalam kegiatan berbisnis. Untuk itu factor ini
juga penting untuk diperhatikan dalam rangka menciptakan barang produksi
yang berkualitas dan bernilai jual tinggi.
Tentunya
masih banyak hal lain yang harus difikirkan suatu instansi atau
individu tertentu sebelum melakukan kegiatan bisnis. Sehingga untuk
dapat menjalankan kegiatan ini dengan baik dan sesuai dengan apa yang
diharapkan. Maka terlebih dahulu calon pebisnis harus mengetahui akan
keuntungan dan kerugiannya serta mengapa kita harus berbisnis dan
mengapa pula kita harus belajar bisnis.
Dengan
adanya suatu pengatahuan yang cukup mengenai tata cara berbisnis
beserta alasan alasan yang mendukung seseorang yang lebih dahulu terjun
dalam bidang ini, diharapkan pebisnis mampu membangun usahanya dan
mencapai karirnya dengan suatu pencapaian yang diharapkan dengan
keuntungan yang diinginkan.
Keuntungan Membentuk Aliansi Bisnis
Di
dalam berbisnis tentunya kita banyak mengenal kata “persekutuan”. Dalam
berbisnis istilah tersebut dapat diartikan sebagai, suatu kegiatan
bisnis yang melibatkan beberapa bidang bisnis namun tetap pada jalur
yang sama. Yang berbeda hanyalah jenis produk ataupun jasanya secara
spesifik.
Bagi
suatu usaha bisnis, membentuk aliansi merupakan salah satu upaya
pengembangan kegiatan bisnis. Keuntungannya bagi konsumen adalah karena
nilai produk yang diterima dapat lebih besar daripada jumlah yang ia
bayar.
Sementara manfaatnya bagi para pebisnis diantaranya ialah:
Dapat
meningkatkan kualitas tenaga pemasaran, karena kegiatan aliansi bisnis
itu sendiri telah memungkinkan adanya penambahan tenaga pemasaran.
Dapat
memperluas pasar. Karena kegiatan ini melibatkan dua perusahaan yang
berbeda dari produk maupun jasa yang beragam dari setiap perusahaan.
Dapat
memperluas pengetahuan seputar kegiatan berbisnis. Dengan membentuk
aliansi bisnis. Maka antar setiap perusahaan yang terkait didalamnya
dapat saling bertukar informasi dalam mengatasi persaingan maupun
bertukar informasi seputar perilaku konsumen.
Memperluas
ruang lingkup bisnis. Sehingga saat terjadi masalah yang menimpa suatu
perusahaan dapat diselesaikan secara bersama sama antara tiap tiap
perusahaan yang beraliansi.
Beberapa
alasan diatas dapat disimpulkan bahwa, dalam mencapai kesuksesan dalam
berbisnis, banyak hal yang dapat ditempuh salah satunya ialah dengan
membentuk suatu aliansi bisnis. Namun inti dari setiap upaya dalam
memajukan kegiatan bisnis sebenarnya hanyalah bagaimana suatu perusahaan
dapat mengoptimalhan dan mengefisiensikan biaya produksi, sehingga
dapat menghasilkan keuntungan yang maksimal.
KESIMPULAN
Berbisnis
berasal dari kata bisnis yang berarti sibuk. Kegiatan berbisnis adalah
suatu kegian yang dilakukan oleh seseorang baik secara individu maupun
kelompok dalam bentuk organisasi atau instansi tertentu, yang
memproduksi suatu barang ataupun jasa dengan suatu misi tertentu yaitu
untuk memperoleh keuntungan atau profit.
Namun
pada dasarnya kegiatan bisnis tidak hanya semata mata untuk memperoleh
keuntungan. Meskipun keuntungan adalah factor utama seseorang melakukan
kegiatan bisnis, namun ada beberapa alas an yang mendasari pernyataan
“mengapa kita harus berbisnis?” diantaranya ialah berbisnis untuk
kesejahteraan public.
Masyarakat,
sebakai subjek dari kegiatan bisnis merupakan hal mendasar atas
terjadinya transaksi dalam kegiatan bisnis. Baik bagi masyarakat
produsen maupun konsumen. Dengan adanya kegiatan bisnis masyarakat
konsumen dapat terpenuhi kebutuhannya, sedangkan masyarakat produsen
dalam arti seseorang yang tergabung dalam kegiatan produksi, akan
mendapatkan fasilitas kesejahteraan dari tempatnya bernaung.
Selanjutnya
ialah bahwa kegiatan berbisnis dapat memperluas jaringan social yang
tercipta sebagai dampak dari adanya pemasaran. Karena pemasaran
merupakan bagian dari kegiatan bisnis. Sehingga secara tidak langsung
kegiatan pemasaran dapat memperluas jaringan dan hubungan antara
produsen dengan konsumen.
Kegiatan
berbisnis juga dapat memperluas pengetahuan kita dalam hal teknologi
informasi dan komunikasi. Karena saat ini kegiatan bisnis dapat
dilakukan via internet sebagai salah satu upaya dalam mengefektif dan
mengefisiensikan kegiatan bisnis. Terlebih saat ini sudah banyak sekali
perusahaan yang menggunakan software software khusus untuk menunjang
kegiatan bisnisnya.
Dalam
berbisnis juga terdapat beberapa kerugian dan keuntungan. Bagi para
pebisnis sebaiknya mengetahui keuntungan dan kerugian dalam berbisnis
agar nantinya dapat memperoleh keuntungan yang maksimal.
Beberapa
keuntungan dalam berbisnis diantaranya ialah seseorang dapat berkarir
di dalam dunia bisnis selamanya, tidak ada keterikatan dan mampu
menyediakan pekerjaan sehingga mengurangi tingkat pengangguran. Selain
itu keuntungan dari kegiatan bisnis dalam skala internasional
diantaranya ialah dapat menambah devisa Negara, menjalin hubungan yang
baik antar Negara, memperluas hasil produksi dan juga dalam hal kemajuan
teknologi.
Selain
itu bisnis skala internasional juga memiliki kekurangan yang menjadi
kendala diantaranya adalah pertimbangan apakah suatu Negara aman atau
tidak, keadaan perekonomiannya baik atau tidak, factor alam dan juga
transportasinya.
Tentusaja semua itu harus diperhatikan dalam rangka memperoleh kesuksesan dalam dunia perbisnisan
SARAN
Dalam berbisnis, banyak hal yang harus diperhatikan dalam pelaksanaannya. Beberapa hal tersebut diantaranya ialah:
Dalam
berbisnis, keterampilan merupakan hal penting yang harus dimiliki
produsen, dalam memproduksi suatu barang yang nantinya akan diminati.
Namun jika hanya mengandalkan keterampilan saja maka kegiatan bisnis pun
tidak akan berjalan sesuai dengan yang diinginkan. Namun diperlukan
juga suatu keterampilan dalam membaca peluang pasar. Dalam rangka
mengetahui produk apa yang pada masa itu banyak dikonsumsi oleh konsumen
Selanjutnya
adalah pemahaman yang baik tentang marketing (pemasaran). Karena
kegiatan pemasaran adalah merupakan inti dr kegiatan bisnis
Selain
itu adalah adanya keterampilan khusus dalam hal pengaturan keuangan.
Karena dengan manajmen yang baik maka kegiatan bisnis akan berjalan
dengan lancar.
Berbagai factor yang harus dipenuhi pebisnis dalam melakukan kegiatan bisnis diantaranya adalah:
1.mendapatkan pembeli sebanyak mungkin
2.membuat konsumen penjadi pelanggan
3.membuat pelanggan untuk selalu berbelanja.
Bisnis adalah suatu organisasi yang menghasilkan dan menjual
product atau jasayang dibutuhkan konsumen pada tingkat keuntungan
tertentu.